Internet of Things (IoT)

13 Jun 2019
by Dewi

Apakah anda pernah mendengar istilah IoT? Istilah IoT sendiri dicetuskan pertama kalinya oleh Kevin Ashton, co-founder dari Auto-ID Center di MIT, pada presentasi yang dibuatnya untuk Procter & Gamble (P&G) pada tahun 1999. Namun jauh sebelum Ashton mengungkapkan gagasannya tersebut, sekitar tahun 1970 an istilah tentang perangkat yang terhubung itu sudah ada di bawah monikers yang menyematkan internet dan komputasi yang luas.

Dalam artikel yang dimuat Technopedia dijelaskan bahwa Internet of things (IoT) merupakan sebuah konsep komputing yang menggambarkan gagasan benda fisik yang terhubung ke internet dan mampu mengidentifikasi ke perangkat lain. Namun secara sederhananya, internet of things adalah menghubungkan benda ataupun perangkat ke internet. Menurut Calum McClelland dalam artikel yang ditulisnya, ia menyebutkan bahwa internet of things atau IoT berarti memperluas kekuatan internet di luar komputer dan smartphone ke seluruh jajaran, proses, dan lingkungan. Benda-benda yang terhubung itu biasanya untuk mengumpulkan dan mengirimkan informasi kembali maupun yang dapat melakukan keduanya. Contohnya bisa anda temukan di kehidupan sehari-hari seperti smartphone dan hal-hal yang bisa terhubung ke internet lainnya.

Bagaimana Cara kerja IoT?

Dalam artikel yang ditulis oleh Margaret Rouse menyebutkan bahwa ekosistem IoT terdiri dari perangkat pintar berkemampuan web yang menggunakan prosesor tertanam, sensor, dan perangkat keras komunikasi untuk mengumpulkan, mengirim, dan bertindak berdasarkan data yang mereka peroleh dari lingkungan mereka. Perangkat IoT berbagi data sensor yang dikumpulkan dengan menghubungkan ke gateway IoT, tempat data dikirim ke cloud untuk dianalisis. Kadang kali, perangkat ini berkomunikasi dengan perangkat lainnya dan bertindak berdasarkan informasi yang mereka dapatkan dari satu sama lain.

Keuntungan Internet of Things

What is the benefit of the internet of things (IoT)? Berikut ini adalah keuntungan-keuntungan dari IoT bagi organisasi yang memungkinkan untuk :

  1. Menghemat uang dan waktu
  2. Memonitor proses keseluruhan bisnis
  3. Membuat keputusan bisnis yang lebih baik
  4. Menambah produktifitas pekerja
  5. Menghasilkan lebih banyak pendapatan
  6. Meningkatkan pengalaman pelanggan, dan
  7. Mengintegrasikan dan mengadaptasi model bisnis

Itulah penjelasan mengenai internet of things (IoT). Untuk informasi lanjutan tentang memonitoring perangkat IoT, akan dijelaskan lebih lanjut pada artikel berikutnya.

Referensi :

https://www.iotforall.com/what-is-iot-simple-explanation/

https://www.technopedia.com/definition/28247/internet-of-things-iot

https://internetofthingsagenda.techtarget.com/definition/internet-of-Things-IoT