Our blog

21 Jun 2019
by Dewi
Computer illustration - Ketitik

5 Manfaat Utama Server Monitoring

Memonitoring server merupakan sebuah langkah yang tepat untuk melihat baik buruk performanya. Karena itulah tujuan dari server monitoring yaitu untuk memastikan jaringan yang sehat dan menjaga server dalam kondisi yang optimal. Dalam artikel sebelumnya telah dibahas mengenai server monitoring dan perbedaannya dengan monitoring jaringan. Untuk mengingat kembali, server monitoring merupakan pengumpulan dan menganalisis data secara teratur untuk memastikan server bekerja dengan baik, optimal, dan menyediakan fungsi yang dimaksud. Masih berhubungan dengan artikel-artikel sebelumnya, untuk artikel kali ini akan membahas tentang manfaat-manfaat dari server monitoring atau the benefit of server monitoring. Apa saja kah itu? Mari simak pada daftar berikut ini

1. Mengetahui yang Sedang Terjadi pada Jaringan

Dalam artikel yang diterbitkan oleh Techibee, manfaat pertama dari server monitoring ini adalah ketika terjadi masalah pada server, anda akan mendapatkan peringatan melalui email atau media lainnya sehingga anda dapat melakukan tindakan selanjutnya untuk menyelesaikan masalah sesegera mungkin. Hal ini dikarenakan jika masalah tersebut tidak segera diatasi, maka akan dapat mempengaruhi kinerja jaringan bahkan sampai mengakibatkan downtime pada server maupun pada workstation anda. Dengan server monitoring, anda dapat merespon peringatan yang diberikan secara cepat bahkan ketika anda berada di luar kantor.

2. Membebaskan Sumber Daya IT

Masih dalam artikel yang sama, manfaat selanjutnya adalah dengan server monitoring ini sumber daya IT anda dapat terbebaskan. Solusi ini dapat memungkinkan anda untuk merealokasikan sumber daya dan waktu IT ke tugas-tugas bernilai lebih tinggi seperti pengembangan, atau pembaharuan infrastruktur.

3. Mendapatkan Visibilitas Lengkap

Server monitoring dapat memungkinkan anda untuk memeriksa secara cermat masalah yang dapat mempengaruhi kinerja jaringan. Tidak hanya itu saja, server monitoring juga dapat menunjukkan berbagai variabel secara real-time kepada anda, bagaimana server dan workstation berfungsi. Dengan begini, Anda bisa dengan cepat mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian dan mengambil tindakan yang tepat.

4. Skalabilitas

Solusi server monitoring berbasis cloud sangat fleksibel dan memungkinkan anda untuk menambahkan layanan dan mesin dengan mudah dan tanpa proses yang rumit. Solusi berbasis cloud memiliki keunggulan yang tidak memerlukan perbaikan atau pembaruan terus-menerus oleh IT administrator. Sehingga anda dapat menghemat waktu dan biaya.

5. Mengotomasikan Berbagai Macam Pemeriksaan Jaringan

Server monitoring dapat secara otomatis memeriksa hal seperti pembaruan perangkat lunak antivirus, ruang dan kinerja hard disk, cadangan terjadwal, gangguan layanan Windows, dan peristiwa penting. Hal ini sangat membantu administrator menghemat waktu mereka untuk lebih fokus mencari sumber masalah yang terjadi pada server.

Referensi :

https://techibee.com/internet/5-benefits-of-server-monitoring/1740

https://go.heroix.com/server-monitoring

18 Jun 2019
by Dewi
komputer, monitoring illustration

Perbedaan Network Monitoring Vs Server Monitoring

Memiliki perangkat jaringan dan server dengan performa yang baik, tentu hal tersebut yang selalu diinginkan oleh tim IT dan perusahaan. Namun jika performanya menurun atau memburuk, tentu akan berakibat pada setiap aspek bahkan dapat mempengaruhi kualitas bisnis yang anda miliki. Lantas langkah yang harus anda ambil yaitu dengan me-monitoring jaringan dan server yang anda miliki. Solusi yang tepat bagi tim IT anda untuk permasalahan tersebut adalah dengan network monitoring untuk perangkat jaringan dan server monitoring untuk memonitoring server anda. Meskipun keduanya memiliki kesamaan, namun keduanya memiliki perbedaan.  Apa saja perbedaan keduanya? Mari baca selengkapnya pada paragraf berikut ini.

Network monitoring atau monitoring jaringan adalah sebuah upaya sistematik jaringan komputer untuk mendeteksi komponen jaringan yang lambat atau gagal, seperti server yang kelebihan beban/beku, router yang gagal, gagalnya switches maupun perangkat bermasalah lainnya. Bagi network engineer, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah monitoring jaringan. Banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan ketika menggunakan alat monitoring jaringan (network monitoring tool) seperti lebih cepat mengatasi masalah, mengidentifikasi ancaman keamanan, terhindar dari pemadaman jaringan, mengelola pertumbuhan dan perubahan jaringan yang kompleks, serta membenarkan perbaruan perangkat.

Dengan menggunakan alat monitoring jaringan, anda tidak perlu lagi mengabiskan lebih banyak waktu, tenaga dan uang untuk memperbaiki perangkat jaringan (network device) yang sedang mati. Hal ini karena monitoring jaringan dapat memberikan peringatan ketika sebuah perangkat akan terjadi masalah dan semacamnya, sehingga anda dapat segera mengatasinya sebelum masalah tersebut bertambah besar dan semakin parah. Dari banyaknya alat monitoring jaringan yang ada, NetMonk, aplikasi monitoring jaringan di Indonesia, dari Ketitik bisa anda jadikan pilihan untuk memonitoring perangkat jaringan anda dengan kelebihan yang jarang dimiliki oleh vendor lainnya.

Berbeda dengan monitoring jaringan, server monitoring alam artikel sebelumnya telah disebutkan bahwa server monitoring adalah sebuah proses yang bertujuan untuk meninjau dan menganalisis server untuk ketersediaan, operasi, performa, keamanan, dan proses terkait operasi lainnya. Ini dilakukan oleh administrator untuk memastikan bahwa server nya berkinerja seperti yang diharapkan dan untuk mengurangi masalah yang muncul. Keuntungannya yaitu anda dapat segera mengatasi masalah yang terjadi di server sebelum menjadi besar dan makin parah. Keuntungannya antara lain server monitoring dapat memahami apa yang sedang terjadi di jaringan, mengoptimasi kan berbagai macam pemeriksaan di jaringan anda, dan dengan server monitoring anda bisa mendapatkan visibilitas lengkap ke dalam kinerja jaringan.

Secara garis besar, perbedaan antara monitoring jaringan dan server monitoring adalah pada apa yang di monitornya. Untuk monitoring jaringan yang di-monitor adalah perangkat-perangkat jaringan seperti router, switch, dan lainnya. Sedangkan yang di-monitor oleh server monitoring adalah semua hal yang berhubungan dengan server, me-monitor event logs pada windows dan syslog di Unix/Linux, dan me-monitor KPI (key performance indicators).

Referensi :

https://www.technopedia.com/definition/24149/network-monitoring

https://www.technopedia.com/definition/29993/server-monitoring

https://tehibee.com/internet/5-benefits-of-server-monitoring/1740

14 Jun 2019
by Dewi
Network illustration

Dampak Padamnya Jaringan dan Cara Mengatasinya

Bagi perusahaan yang memanfaatkan jaringan dalam setiap bisnisnya, jaringan merupakan hal yang sangat penting. Lalu bagaimana jadinya jika jaringan tersebut tiba-tiba padam? Tentu harga yang harus anda bayar tidak sedikit, bukan?  Terlebih padamnya jaringan tersebut dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam bisnis anda. Apa saja dampak yang disebabkan oleh padamnya sebuah jaringan? Mari baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui dampaknya bagi bisnis anda dan cara mengatasinya.

1. Kerugian Biaya

Analis Gartner Andrew Lerner yang dikutip dalam artikel yang ditulis oleh John Dickey, mencatat dalam sebuah laporan bahwa biaya downtime atau padam biasanya disebut $5.600 untuk setiap menit. Masih dalam artikel yang sama, IHS melaporkan bahwa setidaknya padamnya jaringan dalam perusahaan menengah sampai perusahaan besar terjadi selama 5 menit setiap bulannya. Jika dihitung-hitung, maka pengeluaran biaya untuk permasalahan ini untuk masing-masing perusahaan adalah $1juta per tahun untuk perusahaan menengah dan untuk perusahaan besar harus mengeluarkan $60 juta per tahun.

2. Mendekonstruksi Harga Pemadaman

Selain biaya yang cukup besar yang harus anda keluarkan ada biaya lain yang kurang dapat diukur juga berperan. Contohnya adalah anda juga harus memikirkan performa perusahaan anda di mata pelanggan. Jika pemadaman jaringan ini terjadi secara terus menerus, maka tidak akan mungkin pelanggan anda akan kecewa dan lebih memilih mencari perusahaan pesaing anda. Tidak hanya itu, jika jaringan padam di lokasi cabang perusahaan sedangkan jumlah IT staff di lokasi tersebut tidak memadai atau tidak ada anggota yang berada di lokasi tersebut maka anda juga harus mengeluarkan biaya tambahan seperti biaya perjalanan ke lokasi yang bersangkutan. Hal tersebut juga bisa menyebabkan lamanya pemadaman karena waktu yang harus ditempuh IT satf untuk mencapai lokasi.

3. Cegah dengan SD-WAN

Ada berbagai macam cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi padamnya jaringan di perusahaan anda. Menurut Dickey salah satu cara yang bisa anda terapkan dan cara terbaik yaitu menempatkan kemampuan pemantauan dan visibilitas yang diperlukan untuk mempersenjatai tim IT secara efektif. Hal ini berarti memungkinkan jaringan untuk dapat secara proaktif merespon terhadap perubahan kondisi real-time. Untuk memenuhi hal tersebut, anda dapat memanfaatkan teknologi SD-WAN. apa yang dimaksud dengan SD-WAN? Software-defined wide-area network (SD-WAN) merupakan sebuah perangkat lunak yang dihubungkan ke WAN. Kegunaannya untuk menghubungkan jaringan perusahaan yang memiliki kantor-kantor cabang dan data center nya memiliki jarak geografis yang luas. Karena hal ini merupakan solusi yang dapat secara proaktif mengukur metrik jaringan utama dan lalu lintas rute sesuai dengan apa yang terjadi dalam WAN secara real-time. SD-WAN dapat mengarahkan lalu lintas ke jalur lain yang lebih berkualitas jika sebuah tautan jaringan terdegradasi hilangnya paket, latensi atau jitter.

Referensi :

https://www.itproportal.com/features/what-does-a-network-outage-really-cost/

13 Jun 2019
by Dewi
Internet-of-Things-IoT Illustration

Internet of Things (IoT)

Apakah anda pernah mendengar istilah IoT? Istilah IoT sendiri dicetuskan pertama kalinya oleh Kevin Ashton, co-founder dari Auto-ID Center di MIT, pada presentasi yang dibuatnya untuk Procter & Gamble (P&G) pada tahun 1999. Namun jauh sebelum Ashton mengungkapkan gagasannya tersebut, sekitar tahun 1970 an istilah tentang perangkat yang terhubung itu sudah ada di bawah monikers yang menyematkan internet dan komputasi yang luas.

Dalam artikel yang dimuat Technopedia dijelaskan bahwa Internet of things (IoT) merupakan sebuah konsep komputing yang menggambarkan gagasan benda fisik yang terhubung ke internet dan mampu mengidentifikasi ke perangkat lain. Namun secara sederhananya, internet of things adalah menghubungkan benda ataupun perangkat ke internet. Menurut Calum McClelland dalam artikel yang ditulisnya, ia menyebutkan bahwa internet of things atau IoT berarti memperluas kekuatan internet di luar komputer dan smartphone ke seluruh jajaran, proses, dan lingkungan. Benda-benda yang terhubung itu biasanya untuk mengumpulkan dan mengirimkan informasi kembali maupun yang dapat melakukan keduanya. Contohnya bisa anda temukan di kehidupan sehari-hari seperti smartphone dan hal-hal yang bisa terhubung ke internet lainnya.

Bagaimana Cara kerja IoT?

Dalam artikel yang ditulis oleh Margaret Rouse menyebutkan bahwa ekosistem IoT terdiri dari perangkat pintar berkemampuan web yang menggunakan prosesor tertanam, sensor, dan perangkat keras komunikasi untuk mengumpulkan, mengirim, dan bertindak berdasarkan data yang mereka peroleh dari lingkungan mereka. Perangkat IoT berbagi data sensor yang dikumpulkan dengan menghubungkan ke gateway IoT, tempat data dikirim ke cloud untuk dianalisis. Kadang kali, perangkat ini berkomunikasi dengan perangkat lainnya dan bertindak berdasarkan informasi yang mereka dapatkan dari satu sama lain.

Keuntungan Internet of Things

What is the benefit of the internet of things (IoT)? Berikut ini adalah keuntungan-keuntungan dari IoT bagi organisasi yang memungkinkan untuk :

  1. Menghemat uang dan waktu
  2. Memonitor proses keseluruhan bisnis
  3. Membuat keputusan bisnis yang lebih baik
  4. Menambah produktifitas pekerja
  5. Menghasilkan lebih banyak pendapatan
  6. Meningkatkan pengalaman pelanggan, dan
  7. Mengintegrasikan dan mengadaptasi model bisnis

Itulah penjelasan mengenai internet of things (IoT). Untuk informasi lanjutan tentang memonitoring perangkat IoT, akan dijelaskan lebih lanjut pada artikel berikutnya.

Referensi :

https://www.iotforall.com/what-is-iot-simple-explanation/

https://www.technopedia.com/definition/28247/internet-of-things-iot

https://internetofthingsagenda.techtarget.com/definition/internet-of-Things-IoT

12 Jun 2019
by Dewi
Komputer

Server Monitoring

Di zaman yang semuanya serba canggih seperti sekarang ini, sebagian besar perusahaan mengandalkan dan bergantung pada stabiitas jaringan untuk bisnis mereka. Bagaimana jadinya jika jaringan tersebut mati atau terjadi gangguan. Apabila hal tersebut terjadi, maka sudah dipastikan dapat memengaruhi kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan anda yang dapat memberikan reputasi buruk bagi bisnis anda. Lalu apa yang harus anda lakukan untuk mengatasinya? Jawabannya adalah anda membutuhkan server monitoring. Apa yang dimaksud dengan server monitoring? Apa saja yang bisa dilakukannya? Kenapa sangat penting untuk perusahaan anda? simak penjelasannya pada paragraf di bawah ini.

Dalam salah satu artikel Technopedia, server monitoring adalah sebuah sebuah proses yang bertujuan untuk meninjau dan menganalisis server untuk ketersediaan, operasi, performa, kemanan dan proses terkait operasi lainnya. Sedangkan menurut artikel lainnya, server monitoring merupakan pengumpulan dan analisis data regular untuk memastikan server dapat bekerja secara optimal dan berfungsi sebagaimana mestinya. Data yang dimaksud di sini adalah key performance indicators (KPI), konektivitas jaringan, dan ketersediaan aplikasi.

Pada dasarnya, server monitoring merupakan tindakan pencegahan yang dapat membantu anda mendeteksi masalah sebelum menjadi besar yang dapat memengaruhi produktifitas dan pelanggan anda. Tujuan dari server monitoring sendiri yaitu untuk membantu anda melindungi server dari kemungkinan kegagalan dan memastikan sebuah server bekerja dengan baik.

Kenapa Server Monitoring Penting?

server monitoring sangat penting dalam memastikan ketersediaan layanan. Seperti yang sudah dijelaskan pada paragraph di atas, me-monitoring server juga penting untuk masalah kecil yang akan berkembang menjadi besar sehingga anda dapat mengantisipasinya. Dengan server monitoring, anda tidak perlu lagi khawatir akan terjadinya masalah di jaringan yang dapat merugikan anda dalam segi biaya dan waktu. Karena pada umumnya jika terjadi kesalahan pada jaringan, biaya yang dikeluarkan pasti tidak sedikit dan tentu waktu yang dibutuhkan pun tidak sebentar.

Apa Saja yang Dimonitor?

  1. Me-monitor ketersediaan fungsi khusus server.
  2. Masalah khusus server yang diketahui. Contohnya adalah layanan atau proses macet.
  3. me-monitor event logs pada windows dan syslof di Unix/Linus dan perangkat jaringan.
  4. Me-monitor KPI (key performance indicators) khusus sistem operasi standar dan menggunakan ambang batas yang sesuai.
  5. Me-monitor ketersediaan sistem operasi dengan pings.

Itulah penjelasan tentang makna server monitoring, kenapa penting untuk perusahaan anda dan apa saja yang bisa dimonitor. Semoga artikel ini bermanfaat.

Referesi :

http://www.monitance.com/en/product-news/what-is-server-monitoring-and-why-is-it-important/

https://www.technopedia.com/definition/29993/server-monitoring

https://go.heroix.com/server-monitoring

06 Jun 2019
by Dewi

Virtualization Monitoring

Virtualization monitoring adalah sebuah proses menganalisa dan memonitor mesin virtual (machine virtual) dan infrastruktur virtualisasi (virtualization infrastructure) terkait. Pada umumnya, virtualization monitoring ini merupakan aktivitas yang dilakukan secara real-time guna mencegah lingkungan virtualisasi atau virtualization environment dari peristiwa yang tidak terduga seperti resiko potensial, perubahan arsitektur, dan masalah kinerja dan kemacetan. Virtualisasi sendiri mengacu pada penciptaan sumber daya virtual seperti sistem operasi, server, file, desktop, penyimpanan atau jaringan. Tujuan utama dari virtualisasi adalah untuk mengelola beban kerja secara radikal mengubah komputasi tradisional agar lebih terukur. Virtualisasi merupakan bagian dari IT landscape sedangkan virtualization monitoring merupakan bagian dari proses keamanan dan kontrol virtualisasi.

Dalam artikel yang diterbitkan oleh Gruppo, memonitoring lingkungan “fisik” (“physical” environment) lebih mudah untuk diidentifikasi dan masih memiliki dampak yang terbatas.  Kebalikannya, dalam lingkungan “virtual” (“virtual” environment) sulit untuk mengidentifikasi masalah dan memperkirakan dampaknya. Maka untuk mengatasi permasalahan tersebut, virtualization monitoring atau virtualisasi monitoring diperlukan untuk memonitor kinerja dari virtual machine (VM). Kenapa harus virtualisasi monitoring? Apa saja keuntungan atau manfaatnya?

Masih dalam artikel yang sama, banyak manfaat yang bisa anda dapatkan yaitu virtualisasi monitoring ini dapat membuat IT jauh lebih gesit dan karenanya jauh lebih siap untuk mendukung dinamika bisnis yang anda miliki. Tidak hanya itu, keuntungan lain yang bisa anda dapatkan adalah anda dapat lebih menghemat dalam hal biaya meningkatkan tingkat pembagian sumber daya teknologi, membuat pengelolaan ruang logistik lebih efisien, dan mengurangi penggunaan listrik.

Jadi, apakah anda tertarik dengan virtualization monitoring?

Referensi :

https://www.technopedia.com/definition/30242/virtualization-monitoring

https://www.technopedia.com/definition/719/virtualization

https://www.gruppoenergent.it/en/soluzioni-servizi/virtualization-monitoring

03 Jun 2019
by Dewi
cloud ilustration

Perbedaan Antara Hybrid Cloud Vs Multi-cloud

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa cloud computing kini makin populer dan berkembang semakin pesat karena telah banyak digunakan dalam dunia bisnis untuk memenuhi kebutuhan mereka. Jika anda sudah akrab mendengar istilah cloud tersebut pasti tidak asing dengan istilah hybrid cloud atau pun multi-cloud. Apa yang dimaksud dengan keduanya? Dalam artikel sebelumnya, telah dibahas sedikit mengenai hybrid cloud. Menyambung artikel sebelumnya, mari kita bahas perbedaan antara hybrid cloud vs multi-cloud. Tidak jauh berbeda, hybrid cloud dengan multi-cloud memiliki kesamaan namun berbeda.

Apa Itu Hybrid Cloud?

Hybrid cloud merupakan kombinasi infrastruktur on-premise (private cloud) dengan public cloud. Layanan hybrid cloud mengintegrasikan infrastruktur IT inhouse dengan produk dan layanan lain untuk memenuhi kebutuhan spesifik dan unik bisnis. Sedangkan menurut Balakrishnan dalam artikel yang ditulis Casey, hybrid cloud adalah perpaduan cloud lokal dan cloud pihak ketiga dengan orkestrasi di antara keduanya. Solusi cloud yang “tepat” untuk sebagian besar bisnis, tidak bersifat publik maupun pribadi (private) akan tetapi kombinasi keduanya, tambah Joy Su dalam artikel lainnya.

Apa yang Dimaksud Dengan Multi-Cloud?

Sesuai dengan namanya, multi-cloud adalah perpaduan layanan cloud dari provider yang berbeda dengan atau tanpa adanya private cloud. Ada beberapa alasan kenapa suatu perusahaan memilih pendekatan multi-cloud ini beberapa diantaranya adalah  mengurangi resiko pemadaman. Sedangkan untuk kekurangannya adalah biaya yang lebih tinggi karena kompleksitasnya.

Sebelum anda memutuskan untuk memilih antara hybrid cloud atau multi-cloud, pahami terlebih dahulu pola dari keduanya seperti yang disebutkan oleh Linthicum dalam artikelnya :

Hybrid CloudMulti-cloud
Selalu menggabungkan private cloud dan public cloud seperti openstack private cloud dan AWSSelalu melibatkan 2 atau lebih public clouds seperti Google, AWS, dan Azure.
Data diperbaiki di dalam private cloud atau public cloudData diperbaiki di dalam public cloud provider.
Focus pada penggunaan cloud asli dan manajemen biayaFocus pada penggunaan cloud pihak ketika dan manajemen biaya.
Focus pada analitik kinerja asliFocus pada analitik kinerja pihak ketiga
Fokus pada dukungan alat ops asliFocus pada dukungan alat ops pihak ketiga

Jadi itulah perbedaan antara hybrid cloud Vs multi-cloud. Perlu diingat kembali, sebelum anda memutuskan untuk memilih mana yang terbaik diantara keduanya, perhatikan tabel diatas. Satu hal yang tidak kalah penting adalah sesuaikan dengan apa yang dibutuhkan dari perusahaan anda.

Referensi :

https://www.technopedia.com/definition/15570/hybrid-cloud

https://www.techradar.com/news/what-is-multicloud

https://enterprisersproject.com/srticle/2017/7/multi-cloud-vs-hybrid-cloud-whats-difference

https://www.bms.com/blogs/hybrid-cloud-vs-multi-cloud-whats-the-difference

https://techbeacon.com/enterprise-it/multicloud-vs-hybrid-cloud-management-top-approaches-tools

31 May 2019
by Dewi
Network monitoring (monitoring jaringan) ilustration

5 Tips Meningkatkan Network Monitoring

Network monitoring sangat dibutuhkan untuk memonitor perangkat jaringan anda agar tetap terkontrol dengan baik. Tidak cukup di situ, anda juga pasti menginginkan yang terbaik dalam monitoring jaringan anda. Untuk itu cara mengonfigurasi dan monitoringnya pun bervariasi, bergantung pada infrastruktur dan kebutuhan anda. Meskipun begitu, anda dapat menerapkan tips-tips berikut ini untuk meningkatkan monitoring jaringan anda.

1. Petakan Arsitektur Anda Saat Ini dan Pastikan Akurasinya

Tips pertama adalah mengetahui apa yang ada di jaringan anda. seperti jumlah router dan switch yang anda miliki dan lain sebagainya. Kenapa? Hal ini karena anda juga perlu tahu di mana letak secara fisik masing-masing inventaris tersebut. Jika tanpa gambaran perangkat keras yang anda miliki, maka anda tidak akan bisa me-monitoring secara efektif. Gunakan network mapping software yang dapat membuat diagram otomatis sehingga anda tidak perlu mendokumentasikan informasi tersebut secara manual. Karena anda dapat dengan mudah melihat perangkat mana yang hidup dan mati dengan network mapping software.

2. Monitor dan Laporkan di Setiap Level

Dalam jaringan yang kompleks, setiap elemen yang berkontribusi pada proses transfer data,  berkinerja pada lapisan individual. Perlu dicatat, penting untuk memasukkan sistem yang mendukung pengawasan dan pelaporan di semua lapisan ketika membangun sistem monitoring jaringan untuk infrastruktur anda. Hal ini dapat mendeteksi masalah serta pemecahan masalah secara signifikan lebih mudah. Hal tersebut dikarenakan alat monitoring jaringan (network monitoring tool) dapat mengungkapkan di mana sumber masalah terjadi.

3. Tingkatkan Perangkat keras (hardware) Inti

Tips ketiga menurut Jackson adalah sebaiknya gantilah perangkat keras anda yang sudah usang daripada mengoptimalkannya. Jika router dan firewall yang ada di jaringan anda tidak mendukung protokol monitoring kinerja modern, maka jenis data yang ingin anda tangkap akan terbatas. Hal tersebut tentu akan menghambat kemampuan anda secara efektif untuk monitoring, mengurangi masalah jaringan secara tepat waktu dan merespon.

4. Catat dan Dokumentasikan Perilaku Jaringan Dasar

Tips selanjutnya adalah membandingkan gangguan atau masalah jaringan dengan perilaku jaringan normal. Dengan cara seperti ini, tentu dapat membantu administrator jaringan untuk memahami perilaku jaringan normal dan menetapkan ambang peringatan yang akurat ketika fungsionalitas sistem tidak mencapai sasaran tersebut.

5. Kelola Konfigurasi Secara Dekat

Banyaknya masalah yang terjadi di jaringan diketahui berasal dari konfigurasi yang salah dalam jaringan. Penting untuk diingat, ada proses verifikasi bahwa perubahan tidak mengganggu bagian lain dari jaringan ketika konfigurasi diubah di seluruh jaringan. Administrator jaringan yang ditugaskan dapat mengawasi siapa yang melakukan perubahan dan menyediakan kontrol akses untuk keamanan. Manajemen konfigurasi dapat membantu mencegah masalah terjadi dan merupakan jantungnya monitoring jaringan.

Itulah tips-tips yang dapat meningkatkan monitoring jaringan (network monitoring) anda. namun jika anda tertarik untuk mencoba untuk menggunakan network monitoring, maka Netmonk, aplikasi monitoring jaringan Indonesia, by Ketitik bisa menjadi anda jadikan pilihan. Banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan ketika menggunakan NetMonk. Untuk informasi selengkapnya bisa hubungi kami melalui email atau contact person yang tertera pada website kami.

Referensi :

https://solutions.pcmcanada.com/tips-for-improving-network-monitoring

https://www.helpsystems.com/intermapper/resources/articles/10-steps-improve-network-monitoring

31 May 2019
by Dewi
Fog, Symbol, Computer Equipment, Digital Display, Computer

Perbedaan antara Hybrid IT dan Hybrid Cloud

Meskipun hybrid IT dan hybrid cloud memiliki beberapa kemiiripan yang berbeda namun keduanya juga merupakan solusi bisnis IT yang berbeda. Dalam artikel sebelumnya telah dibahas mengenai pengertian, keuntungan dan tantangan dalam hybrid IT, maka untuk artikel ini akan membahas mengenai perbedaan antara hybrid IT dan hybrid cloud. Apa saja kah perbedaan antara keduanya? Mari simak penjelasan selengkapnya berikut ini

Hybrid IT

Apa yang dimaksud dengan hybrid IT? Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, hybrid IT adalah sebuah pendekatan/ sebuah teknik yang mana sebuah perusahaan menggunakan layanan in-house maupun cloud based untuk melengkapi seluruh kumpulan sumber daya IT nya. Dalam artikel yang ditulis Fafel, tujuan dari hybrid IT sendiri adalah untuk menciptakan model pengiriman cloud yang menyediakan pengguna dengan alat yang mereka butuhkan ketika mereka membutuhkannya. Hal tersebut berarti pendekatan teknologi ini tentang mencapai kemampuan layanan cloud yang identik untuk seluruh infrastruktur anda.

Hybrid Cloud

Seperti yang sudah dijelaskan dalam paragraf di atas, hybrid cloud dan hybrid IT memiliki kesamaan namun berbeda. Menurut Fafel, perbedaan itu adalah bahwa hybrid cloud merupakan tipe arsitektur penyebaran cloud (cloud deployment architecture) yang terdiri dari setidaknya 2 lokasi geografis yang berbeda. Maksudnya adalah melibatkan on-premise private cloud yang terintegrasi dengan satu atau lebih cloud publik. Atau untuk lebih sederhananya adalah hybrid cloud merupakan kombinasi dari private cloud dan public cloud. Hybrid cloud menawarkan fleksibilitas yang disediakan oleh kemampuan mandiri atas permintaan cloud, sementara tetap mempertahankan kontrol penuh dan pengelolaan data dan aplikasi dengan penawaran yang diinginkan.

Referensi :

https://blog.wei.com/hybird-it-vs-hybrid-cloud-whats-the-difference

https://www.technopedia.com/definition/26637/hybrid-it

27 May 2019
by Dewi
monitoring illustration

Kelebihan dan Kekurangan Remote Network Monitoring (RMON)

Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai apa itu remote network monitoring (RMON) dan juga tujuannya. Masih berkaitan, artikel ini akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan menggunakan remote network monitoring. Untuk mengulang kembali, remote monitoring adalah sebuah spesifikasi standar yang memfasilitasi monitoring kegiatan operasional jaringan melalui penggunaan perangkat jarak jauh. Hal ini tentu sangat dibutuhkan perusahaan yang memiliki perangkat jaringan di beberapa cabang untuk dimonitor performanya. Dengan begini, anda hanya perlu memonitor di satu tempat saja. Banyak kelebihan yang bisa anda dapatkan dan juga kekurangannya. Apa sajakah itu? Mari simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

KELEBIHAN

A. Memonitor Kapan pun dan Di mana pun

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, dengan remote network monitoring anda bisa memonitor perangkat jaringan dari jarak jauh di mana pun dan kapan pun anda berada. Dengan remote monitoring tool, anda akan diberikan visibilitas ke kinerja perangkat jaringan di lokasi pusat dan lokasi jarak jauh keseluruhan. Tidak hanya itu, remote monitoring memberikan peringatan jika performa perangkat jaringan anda sedang bermasalah. Jika hal tersebut terjadi anda tidak perlu pergi ke sumber masalah sehingga dapat menghemat waktu dan lebih produktif lagi.

B. Monitoring jarak jauh dengan real time

Bukan hanya dapat memonitoring perangkat jaringan dari jarak jauh, seorang IT yang tersebar di seluruh lokasi yang bertanggung jawab memonitoring performa jaringan dapat memonitor perangkat jaringan yang berada di tempat yang berbeda secara real time tanpa harus melibatkan anda. IT jaringan anda dapat melihat peta dan metrik jaringan terbaru untuk dirinya sendiri.

C. Selalu Punya Akses

Menurut Jackson dalam artikelnya, selama anda memiliki akses langsung ke jaringan melalui konektivitas VPN atau titik ke titik, semua perangkat penting dalam jaringan anda dapat dikelola dan dipantau dengan baik.

D. Mengelola Jaringan Lebih Mudah dan efisien

Dengan remote monitoring, anda dapat mengelola jaringan dengan lebih mudah dan efisien. Karena remote monitoring selalu memberikan informasi, sehingga anda dapat memperbaiki yang rusak sebelum lepas kendali.

E. Mengurangi Beban Kerja pada Network Management System (NMS).

Anda tidak harus menghabiskan berjam-jam meneliti informasi. Program remote monitoring membolehkan anda untuk mendiagnosa masalah secara cepat dari sebelumnya. Sehingga hal ini dapat meningkatkan produktivitas anda untuk menangani masalah lain dan tetap mempertahankan cakupan anda.

KEKURANGAN

Seperti yang telah diketahui pada poin keempat pada daftar kelebihan remote monitoring di atas, bahwa program remote monitoring selalu memberikan informasi apa yang terjadi pada perangkat jaringan anda. Namun, tahukah kamu bahwa informasi yang diberikan kepada anda tidak akan cukup untuk memperbaiki setiap masalah. Dikarenakan sistem yang anda gunakan untuk mengambil data mungkin sangat lambat yang berarti sistem tidak akan baik untuk bandwidth yang anda berikan.

Referensi :

https://www.helpsystems.com/resources/articles/top-5-benefits-remote-monitoring

http://www.networkmonitoring.org/remote-network-monitoring