Our blog

13 May 2019
by Dewi
Ilustrasi IT operasional

Seperti apa Rasanya Bekerja Sebagai IT Operasional?

“Sebenarnya saya tidak ada ketertarikan khusus menjadi IT operasional. Tujuan saya ketika menjadi IT operasional adalah yang penting saya bisa membantu, juga dapat bermanfaat bagi semua orang dan tidak lupa bisa membagi ilmu pengetahuan yang saya punya.” – Islahudin (IT operasional Yakes Telkom)

Di artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang cerita dibalik menjadi Front-end, untuk artikel ini mari kita bahas seputar IT operasional yuk! Bagaimana dunia kerja dari seorang IT operasional? Dan lain-lainnya? Ketitik telah berhasil mewawancarai seorang IT operasional junior dari Yakes Telkom. Kira-kira bagaimana ya dunia IT operasional menurutnya?

Islahudin (21) adalah seorang IT operasional junior di Yakes Telkom dan kini hampir 6 bulan sudah ia bergabung di keluarga besar Yakes Telkom. Ia menjelaskan bahwa pekerjaannya sebagai IT operasional itu seperti IT helpdesk yang bertugas memastikan semua infrastruktur IT organisasi berjalan dgn baik serta semua software yang dipakai saat bekerja berjalan dengan baik guna mendukung proses kegiatan kerja.

Ketika ditanya mengapa tertarik menjadi seorang IT operasional, ia pun menjawab :

“Sebenarnya tidak ada ketertarikan khusus menjadi IT operasional, bagi saya yang penting bisa membantu dan bermanfaat bagi semua orang sama bisa membagi ilmu pengetahuan yang saya punya.”

Ia berpendapat bahwa pekerjaannya selama ini banyak suka dan dukanya seperti pekerjaan lainnya. Ia mengaku bahwa sukanya adalah banyak hal-hal baru yang bisa ia dapatkan. Sedangkan untuk dukanya adalah ketika libur, ia harus dituntut untuk tetap bekerja. Laki-laki asal Sulawesi Tengah ini bercerita bahwa selama 6 bulan bekerja di Yakes Telkom banyak cerita menarik yang susah dilupakannya. Salah satu yang paling susah dilupakan adalah ketika ada masalah di jaringan yang sesuai dengan bidangnya, yang mana tidak jarang dirinya harus membuat jalur untuk menarik kabel lagi. Dalam hidup, yang selalu menjadi inspirasinya selama ini adalah alm. Ayahnya.

Di akhir percakapan, Islan memberikan pesan-pesan bagi semua orang yang ingin menjadi IT operasional sepertinya.

“Pesan saya adalah untuk keseluruhan apapun pekerjaannya, dimanapun pekerjaannya cobalah untuk bekerja secara maksimal dan selalu ikhlas. Karena nanti pasti akan terasa kok hasilnya.” – Islahudin (2019)

12 May 2019
by Dewi

5 Fitur yang harus Ada dalam Network Performance Monitoring

Network Performance Monitoring (NPM) merupakan proses rutin untuk mengevaluasi, menganalisis, melaporkan dan melacak kinerja dari jaringan komputer anda. Hal ini memungkinkan administrator dan manajer untuk melacak kinerja dan kualitas keseluruhan layanan jaringan dari jaringan yang mendasarinya. Dari semua NPM yang ada, fitur-fitur yang diberikan tentu berbeda-beda. Meskipun begitu, ada beberapa fitur yang harus disediakan di setiap NPM, apapun tujuan utamanya. Fitur-fitur yang dimaksud di sini adalah dasar-dasar monitoring jaringan (network monitoring) yang baik, dan NPM harus beroperasi dengannya. Menurut Hein, terdapat 5 kapabilitas NPM yang paling penting. Berikut adalah uraiannya mengapa kapabilitas tersebut penting untuk tiap perangkat lunak monitoring jaringan.

1. Pemberitahuan dan Peringatan yang Real-Time

Permasalahan jaringan dapat terjadi kapan saja dan sebuah NPM yang baik akan memberitahu anda tentang permasalahan yang terjadi sehingga anda dapat segera memperbaikinya. Canggihnya lagi, NPM memiliki kemampuan untuk menyaring peringatan berdasarkan dampak potensial mereka terhadap jaringan. Hal ini berarti NPM mengurutkan dari masalah yang paling berat terlebih dahulu yang kemudian dapat segera ditangani terlebih dahulu.

2. Kesesuaian SNMP (SNMP Compatibility)

SNMP adalah kependekan dari simple network management protocol. SNMP menyediakan kerangka kerja (framework) umum untuk perangkat dan manajer monitoring jaringan untuk saling berkomunikasi. Perangkat jaringan yang kompatibel dengan SNMP yaitu seperti switches, perangkat IoT, dan komputer. Menurut Hein, SNMP memungkinkan alat monitoring (monitoring tool) dapat berkomunikasi dengan perangkat dalam bahasa bersama untuk merampingkan monitoring perangkat.

3. Peta Visual

Sebuah peta jaringan dapat membantu anda untuk membuat representasi visual dari jaringan anda. Beberapa NPM memiliki kemampuan pemetaan jaringan dan topografi sehingga anda dapat menggambarkan setiap perangkat yang terhubung. Sedangkan NPM yang terbaik, dapat memperbarui peta jaringan dengan real-time secara otomatis maupun terjadwal. Sehingga, anda tidak perlu lagi memperbarui secara manual peta jaringan setiap kali ada perangkat baru di jaringan

4. Skalabilitas

Sebuah taruhan yang bagus bahwa jaringan anda terus berkembang untuk mengakomodasi semakin banyak perangkat keras dan koneksi. Hal ini juga merupakan sebuah pertaruhan yang aman apabila NPM yang anda miliki terus memperbarui untuk mencerminkan kondisi jaringan anda saat ini karena NPM akan menangani skalabilitas dengan baik. Maka, jika perusahaan anda menjalankan banyak jaringan berarti anda harus memilih NPM yang dapat mendeteksi dan sepenuhnya memonitor setiap jaringan secara bersamaan.

5. Pelaporan Penggunaan Bandwidth

Salah satu statistic jaringan terpenting yang perlu dipantau perusahaan anda adalah penggunaan bandwidth. Karena jika sebuah jaringan terlalu dekat dengan kecepatan maksimum transfer data karena sebuah perangkat intensif sumber daya, maka anda harus segera disadarkan. NPM harus memberikan laporan tentang penggunaan bandwidth di seluruh jaringan secara teratur.

Itulah kelima fitur-fitur yang harus ada dalam network performance monitoring. Apakah NPM anda sudah terdapat fitur-fitur yang telah disebutkan di atas?

References :

https://www.technopedia.com/definition/29970/network-performance-monitoring

https://solutionreview.com/network-monitoring/5-features-every-network-performance-monitor-needs-to-have/

09 May 2019
by Dewi
Ilustrasi front-end engineer

Cerita Dibalik Menjadi Front-end Engineer

Teruslah belajar, karena di dunia digital, perkembangan sangatlah cepat dan kita dituntut untuk terus mengikutinya. Jangan lupa membangun network dengan bergabung di komunitas agar selalu bertemu orang-orang baru. – Arwani Ali (Front-end engineer Ketitik)

Di era digital seperti sekarang, orang-orang dari berbagai kalangan memanfaatkan kemajuan teknologi ini untuk berbagai keperluan mereka contohnya seperti berbisnis, berkarya, dan lain-lainnya. Media yang digunakan pun beragam yaitu seperti media sosial, website, dan lain sebagainya. Sama seperti halnya media sosial, website juga dapat dimanfaatkan untuk berbisnis maupun berkarya. Jika membicarakan tentang website, tentu anda juga harus memikirkan tampilan websitenya agar terlihat menarik. Terciptanya tampilan sebuah website yang bagus dan menarik visitor, tentu tidak lepas dari sentuhan tangan sang ahli. Siapa lagi kalau bukan front-end engineer. Seperti Arwani Ali, front-end engineer Ketitik, yang memegang peran penting dalam terciptanya tampilan website dan aplikasi Ketitik. Namun ternyata, tugas atau pekerjaan seorang front-end engineer tidak hanya memastikan tampilan website menarik. Apa sajakah itu? Yuk simak kelanjutannya dalam artikel ini, yang juga akan menguak cerita di balik menjadi front-end engineer.

Mas Arwani begitu sapaannya, sudah Lima tahun menggeluti pekerjaan ini. Menurutnya, front-end engineer itu merupakan ujung tombak sebuah aplikasi yang mana merupakan tanggung jawabnya. Karena aplikasi yang baik adalah aplikasi yang paling mudah digunakan dan harus memudahkan pengguna. Lulusan Institute Teknologi Sepuluh November ini, menjelaskan bahwa front-end itu meliputi UX dan UI. Tambahnya, UX alias user experience adalah bagaimana user dapat berinteraksi menggunakan aplikasi dengan nyaman dan mudah, termasuk flow bagaimana aplikasi dapat dengan mudah dipahami user. Hal tersebut harus lebih banyak riset karakter pengguna. Sedangkan UI atau user interface adalah desain detail dari aplikasi. Setelah flow aplikasi didapat maka langkah selanjutnya adalah mendesain tampilan akhir yang akan dilihat pengguna meliputi, tata letak, ukuran, pewarnaan, dan tampilan aplikasi yang eye catching.

Tentang menjadi front-end engineer

Laki-laki yang berasal dari Surabaya ini mengaku ketertarikannya terhadap pekerjaannya saat ini muncul yaitu dimulai pada tahun 2004. Ceritanya pada saat itu, tampilan website masih monoton, masih susah digunakan dan susah dioperasikan yang kemudian membuat rasa penasarannya muncul. Hal tersebut lah yang membuat Mas Arwani mulai tergerak untuk membuat tampilan website dan aplikasi menjadi lebih “awesome” dan mulai untuk belajar desain aplikasi web. Ia menambahkan, keahliannya dalam bidang ini ia dapatkan dari hanya belajar otodidak dan bergabung dengan komunitas-komunitas yang berhubungan.

Untuk mendapatkan inspirasi, mas Arwani mengatakan bahwa Inspirasi datang dari mana aja, apa aja, dan kapan aja. Misalnya saja ketika browsing, lalu menemukan aplikasi yang bagus, biasanya langsung dijadikan bookmark untuk dipelajari dan dijadikan inspirasi. Atau ketika melihat ada developer yang sukses membangun aplikasi yg ‘wow’, orang tersebut dapat menginspirasi saya, imbuhnya.

Pengalaman Menarik

Menjadi seorang front-end engineer selama 5 tahun, tentu mas Arwani memiliki pengalaman yang menarik untuk disimak. Salah satu pengalaman yang susah dilupakan adalah ketika dirinya masih memulai menjadi software developer dan waktu itu ia hanya mampu memodifikasi template open source. Akunya, ketika dipanggil wawancara di sebuah startup di Surabaya sebagai front-end engineer, ia diharuskan membuat tampilan aplikasi “from scratch” alias dari nol dan diberikan waktu hanya 1 jam saja. Tentu hal tersebut merupakan tantangan besar bagi mas Arwani karena sebelumnya ia belum pernah melakukannya. Jadi akibatnya, dalam waktu yang sudah ditentukan tersebut, ia tidak mengerjakan apa-apa.

“Setelah itu, saya pun meminta kesempatan kedua untuk mempelajarinya selama 2 hari saja.” Imbuh mas Arwani. Alhasil selama dua hari itu, saya pun tidak tidur untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Atas jerih payah akhirnya mas Arwani berhasil diterima kerja di startup tersebut.

Suka Dukanya

Tepat pada bulan Juni tahun ini, genap satu tahun sudah dirinya bergabung bersama Ketitik. Selama menjadi front-end engineer, ia mengaku di mana pun inshaallah tidak mengenal duka dalam bekerja selama ikhlas menjalaninya. Selama bergabung bersama Ketitik, ia belajar banyak hal baru yang belum pernah diketahui dan sangat senang telah bergabung dengan tim yang friendly dan saling support, tambahnya.

Pesan-pesan

Setelah kita mendengar cerita dibalik menjadi seorang front-end engineer, dimulai dari apa saja pekerjaannya, pengalaman menarik apa saja, hingga suka dukanya yang disampaikan oleh front-end engineer dari Ketitik, mas Arwani. Di bagian akhir ini, beliau ingin menyampaikan pesan untuk semua orang yang mungkin tertarik untuk menjadi seorang front-end engineer.

“Teruslah belajar, karena di dunia digital, perkembangan sangatlah cepat dan kita dituntut untuk terus mengikutinya. Jangan lupa membangun network tentang bergabung di komunitas agar selalu bertemu orang-orang baru.”- Arwani Ali (2019)

Semoga artikel kali ini dapat memberikan inspirasi bagi anda khususnya bagi anda yang ingin menjadi front-end engineer dan penasaran bagaimana cerita dibaliknya.

03 May 2019
by Dewi
network ilustration

5 Tips Meningkatkan Performa Jaringan Anda

Ketika performa jaringan yang digunakan oleh perusahaan berubah menjadi lambat, pasti sangat berpengaruh terhadap kinerja perusahaan itu sendiri. Terlebih lagi jika perusahaan tersebut selalu bergantung pada internet untuk kelancaran bisnisnya. Jika tidak segera ditangani, maka bisa saja menimbulkan kerugian bagi perusahaan tersebut. Tapi tenang saja, anda dapat mengupayakan nya dengan cara sederhana dan mudah. Jika dalam artikel sebelumnya telah dibahas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Jaringan dan bagaimana cara mengatasinya. Maka untuk artikel kali ini, mari kita bahas tips-tips untuk meningkatkan performa jaringan. Apa sajakah tips-tips tersebut? Simak 7 tips cara meningkatkan performa jaringan berikut ini.

1. Kenali Jaringan Anda

Tips pertama yang harus anda lakukan adalah kenali jaringan anda terlebih dahulu. Tak kenal maka tak sayang. Hal tersebut berlaku untuk hal ini juga. Kenapa? Karena tanpa adanya pemahaman mengenai apa yang sebenarnya terjadi di jaringan anda, maka anda dapat dikatakan gagal untuk mengatasi masalah tersebut.

2. Batasi Penggunaan Jaringan

Pengguna (user) yang jumlahnya banyak ketika menggunakan akses jaringan dengan tugas sumber daya yang tinggi (high resource task) dapat mempengaruhi performa jaringan. Akibatnya dapat membuat jaringan menjadi lambat. Maka dari itu, anda perlu membatasi jumlah pengguna pada jaringan anda. Satu hal lagi yang harus anda lakukan adalah menciptakan guest network yang lebih aman untuk pengunjung namun tidak melanggar sumber daya perusahaan

3. Lindungi Jaringan dari Virus

Tips selanjutnya adalah lindungi jaringan anda dari virus maupun malware. Seperti yang telah diketahui, virus dan malware dapat mempengaruhi performa jaringan menjadi lambat dan lain sebagainya. Maka dari itu, anda harus menerapkan perlindungan terhadap jaringan anda dari malapetaka yang kerap disebabkan oleh virus.

4. Kompres Data

Mengapa anda harus mengompres data? Jaringan selalu memiliki batasan bandwidth. Dengan kompres data, tentu hal tersebut dapat membuat jaringan anda menjadi lebih cepat dari sebelumnya. Seperti ketika mengurangi ukuran file data yang bepergian di jaringan dapat membuat segalanya bergerak 4 kali lebih cepat.

5. Gunakan Alat Monitoring Jaringan

Jika berbicara mengenai bagaimana caranya meningkatkan performa jaringan, maka tips terakhir ini juga patut anda coba. Dengan menggunakan monitoring jaringan (network monitoring), anda akan dapat memonitor jaringan yang digunakan oleh perusahaan anda. Tidak hanya itu, ada banyak keuntungan yang akan anda dapatkan seperti yang terdapat pada artikel ini. Jika anda ingin memiliki alat monitoring jaringan yang dapat memberikan solusi dari permasalahan yang anda miliki tersebut cobalah NetMonk, network monitoring application in Indonesia, dari Ketitik. Percayakan monitoring jaringan anda pada kami karena kami siap membantu anda memonitor dan menganalisa jaringan. Kenapa harus NetMonk? Baca artikel tentang 5 alasan kenapa anda harus memilih NetMonk dari Ketitik.

Itulah kelima tips bagaimana meningkatkan performa jaringan yang anda miliki. Jika anda mengalami permasalahan serupa, jangan lupa untuk menerapkan tips-tips ini pada perusahaan anda ya. Ingat, semua permasalahan itu dapat diatasi dan pasti ada solusinya.

Referensi :

7 Easy Ways To Improve Network Performance

30 Apr 2019
by Dewi
Ilustrasi network

5 Faktor yang Mempengaruhi Performa Jaringan Anda

Jaringan yang performanya stabil dan cepat merupakan suatu hal yang dibutuhkan oleh semua orang. Terutama bagi perusahaan yang selalu memanfaatkannya setiap waktu. Namun apa jadinya jika performa jaringan yang anda miliki berjalan lambat? Tentu saja hal tersebut akan mengakibatkan semua pekerjaan tidak berjalan lancar dan dapat merugikan perusahaan. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas apa saja faktor yang mempengaruhi performa jaringan. Berikut adalah 5 faktor yang dapat memperngaruhi performa jaringan anda.

1. Aktifikas yang Berbahaya

Apa yang menyebabkan aktifitas berbahaya ini? Contoh sederhananya adalah kegiatan yangb sering dilakukan semua orang seperti ketika sedang beraktifitas dengan menggunakan internet seperti mengunjungi website dan lainnya. Hal tersebut dapat membuat spyware, virus, dan malware masuk ke dalam jaringan anda. Jika hal tersebut dapat menyebabkan melambatnya PC dan lain sebagainya. Lalu apa yang harus dilakukan? Anda harus mulai menjalankan program antivirus dan selalu memonitor jaringan anda mulai sekarang.

2. Pengguna

Faktor kedua adalah pengguna. Ya, sadar atau tidak pengguna atau user merupakan salah satu yang dapat menyebabkan performa jaringan. Kegiatan sederhana seperti mengunduh file di internet atau menonton Youtube. Kegiatan tersebut dapat menyebabkan kinerja jaringan dan melambatnya koneksi internet.

3. Perangkat yang sudah Lama

Perangkat lama anda dapat mejadi salah satu faktor penyebab performa jaringan anda menjadi tidak baik. Bagaimana bisa? Jika anda masih menggunakan perangkat yang sudah lama terlebih perangkat yang sudah tidak layak, hal tersebut sama saja memaksa sebuah perangkat untuk terus bekerja dengan meningkatnya beban kerja. Langkah tepat yang harus anda ambil adalah perbarui perangkat maupun pemutakhiran peralatan lama untuk meningkatkan produktifitas secara keseluruhan.

4. Buruknya design Jaringan

Factor keempat adalah design jaringan yang buruk. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi? Hal ini dikarenakan, design jaringan yang buruk dapat mempengaruhi kinerja yang buruk pula dan dapat menyebabkan jaringan yang tidak dapat mencapai potensi penuhnya. Bagaimana cara mengatasinya? Sebaiknya, lakukan penyelidikan menyeluruh untuk menjamin solusi jaringan yang dibuat semua kebutuhan bisnis sebelum merancang jaringan anda.

5. Dupleks dan Ketidakcocokan Kecepatan

Ketidakcocokan dupleks jika digambarkan merupakan seperti dua mobil yang mencoba untuk melewati satu sama lain di jalan satu arah ketika berjalan berlawanan. Ketika dupleks penuh, PC anda mengirim dan menerima data dalam waktu bersamaan. Sebaliknya, PC hanya bisa mengirim atau menerima data ketika terjadi ketidakcocokan yang dapat menyebabkan lambatnya jaringan.

Sumber :

https://www.onemetric.com.au/about-us/blog/5-top-causes-of-poor-network-performance

29 Apr 2019
by Dewi
Ilustrasi bandwidth

5 Cara Mengurangi Penggunaan Bandwidth Pada Jaringan

Bandwidth adalah istilah luas yang berarti ukuran laju bit dari kapasitas transmisi melalui sistem komunikasi jaringan atau kapasitas jaringan. Hein dalam artikelnya menjelaskan bandwidth mengacu pada jumlah maksimum data yang dapat ditransfer melalui jaringan anda. Maksudnya adalah dalam jaringan, bandwidth bertugas untuk mengangkut data yang kemudian akan diproses sekaligus. Biasanya bandwidth ada dalam jaringan komunikasi fisik atau pun nirkabel. Bagi IT dan network engineer pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini dan mengetahui bahwa semakin besar jaringan maka semakin banyak pula bandwidth yang digunakan untuk menangani transfer yang terjadi setiap hari. Maka dari itu, menganalisis penggunaan bandwidth itu diperlukan terlebih bagi perusahaan-perusahaan yang selalu memanfaatkan jaringan untuk kelancaran bisnisnya.

Lalu apa yang akan terjadi apabila anda tidak memonitor penggunaan bandwidth? Salah satu akibatnya adalah dapat mempengaruhi kinerja jaringan. Hal ini dikarenakan jaringan memiliki batas kapasitas dan kecepatan transfer data. Kebalikannya, dengan network performance monitoring (NPM), anda tidak usah khawatir karena NPM dapat menentukan di mana dan kapan terjadinya masalah transmisi pada jaringan dan juga dapat mengamati berapa banyak bandwidth yang digunakan pada satu waktu. Berikut adalah 5 cara mengurangi penggunaan bandwidth.

1. Cache Your Website

Cara pertama ini dapat mengurangi penggunaan bandwidth website anda. Caranya adalah menetapkan tanggal kadalursa dalam header HTTPS sehingga browser milik pengunjung anda akan me-refresh konten setelah waktu tertentu. Hal itu memungkinkan browser mereka menyimpan salinan situs web milik anda, dan halaman-halaman disajikan dari copy di browser dan bukan server web anda setiap kali pengunjung berkunjung ke web milik anda.

2. Pemindaian Malware

Seperti yang telah diketahui, Malware sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan berbagai macam gangguan pada jaringan. Dengan menggunakan network performance monitoring (NPM), anda dapat mendeteksi adanya malware secara otomatis maupun manual. Jika terdeteksi adanya penggunaan bandwidth yang tidak normal yang disebabkan oleh malware, NPM akan memberi peringatan kepada anda.

3. Buatlah teks singkat dan sederhana

Cara ketiga ini cukup mudah, anda harus menemukan dan menghilangkan teks maupun gambar yang tidak perlu. Pastikan semuanya sekecil dan sesedikit mungkin.

4. Menfidentifikasi Bandwidth Hogs

Apa yang dimaksud dengan bandwidth hogs? Menurut technopedia, bandwidth hogs merupakan istilah umum untuk pengguna internet yang menggunakan bandwidth lebih banyak dari pada pengguna lainnya di jaringan yang sama. Istilah lainya adalah pengguna internet yang berat. NPM dapat mengatasi masalah tersebut. Hal ini dikarenakan NPM dapat menentukan perangkat dan pengguna mana yang menggunakan bandwidth paling banyak di jaringan dan memberi tahukannya ke tim jaringan. Sehingga dapat diambil langkah selanjutnya.

5. Kualitas Layanan

Cara terakhir adalah kualitas layanann yang mengacu pada kemampuan jaringan untuk mengalokasikan dan memesan sumber daya untuk aplikasi atau aliran data. Network performance monitoring dengan kemampuan ini dapat membantu mencegah perangkat saling menganggu dalam menggunakan bandwidth dan beroperasi dengan benar.

Referensi :

https://www.technopedia.com/definition/5445/bandwidth

https://www.technopedia.com/definition/23178/bandwidth-hog

https://www.solutionsreview.com/network-monitoring/5-ways-to-reduce-bandwidth-usage-on-your-networks

https://www.exabytes.my/blog/bandwidth-data-transfer/

26 Apr 2019
by Dewi
Komputer - 5 Keuntungan Menggunakan Network Monitoring

5 Keuntungan Menggunakan Monitoring Jaringan

Di perusahaan-perusahaan yang selalu memanfaatkan jaringan untuk kelancaran bisnisnya, pasti sangat membutuhkan IT atau network engineer untuk memonitor perangkat mereka terlebih ketika sedang mati atau bermasalah. Monitoring secara manual dan menunggu keluhan dari konsumen dahulu baru dilakukan tindakan, merupakan cara yang tidak efisien dan menghabiskan banyak waktu. Dikarenakan semakin banyaknya waktu yang digunakan, maka semakin banyak pula uang yang dikeluarkan sehingga konsumen anda akan merasa kurang puas. Solusi untuk permasalahan ini adalah anda harus mulai menggunakan monitoring jaringan (network monitoring). Ada banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan ketika menggunakan network monitoring. Apa saja keuntungan-keuntungan tersebut? Mari simak 5 keuntungan menggunakan monitoring jaringan berikut ini.

1. Lebih Cepat Mengatasi Masalah

Seperti yang sudah disinggung pada paragraf pertama, memonitor jaringan secara manual akan sangat menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Kebalikannya, aplikasi monitoring jaringan dapat membuat permasalahan-permasalahan yang terjadi pada jaringan maupun perangkat jaringan yang mati dan abnormal traffic fluctuation (fluktuasi trafik abnormal) menjadi lebih cepat dan lebih mudah untuk di ketahui. Hal tersebut dikarenakan network monitoring software dapat mengidentifikasi masalah dan membantu anda untuk mengatasinya

2. Mengidentifikasi Ancaman Keamanan

Tidak hanya dapat mengidentifikasi permasalahan seperti matinya jaringan, alat monitoring jaringan juga dapat memberikan keamanan dan membantu untuk mengamankan data kritikal bisnis (business-critical data) yang anda miliki. Collin Mitchell dalam sebuah artikelnya mengatakan bahwa dengan memonitor jaringan, anda akan mendapatkan gambaran dari normal operating level. Setiap lonjakan pada level ini akan mengingatkan anda tentang adanya ancaman keamanan pada jaringan.

3. Terhindar dari Pemadaman Jaringan

Pemadaman IT (IT outages) biasanya terjadi yang diakibatkan oleh konfigurasi isu, kesalahan manusia sendiri, dan semua faktor lingkungan juga dapat berkontribusi. Pemadaman jaringan dilaporkan dalam salah satu artikel yang diterbitkan the Atlantic, dapat menelan biaya bisnis sekitar $22,000. Dengan menggunakan network monitoring, anda akan terhindar dari pemadaman yang dapat menyebabkan pembengkakan biaya dan lain sebagainya.

4. Mengelola Pertumbuhan dan Perubahan Jaringan yang Kompleks

Seperti yang kita tahu, teknologi merupakan sesuatu yang tidak stagnan alias perkembangannya terjadi terus menerus dan kompleks. Begitu pun juga halnya dengan jaringan yang berkembang sangat kompleks. Jadi, jika anda akan melakukan migrasi cloud (cloud migration), maka anda membutuhkan alat monitoring  (monitoring tool) yang juga fleksibel dan dapat diandalkan yang dapat melacak semua asset IP milik anda.

5. Membenarkan Perbaruan Perangkat

Selain dapat mengatasi masalah-masalah yang kerap terjadi pada jaringan seperti yang telah disebutkan di atas, monitoring jaringan juga dapat melihat history bagaimana performa perangkat jaringan yang anda miliki dari waktu ke waktu. Mitchel juga mengatakan dalam artikelnya, bahwa dalam beberapa kasus monitoring jaringan professional dapat memberikan informasi yang anda butuhkan untuk membenarkan perbaruan perangkat. Jika monitoring jaringan yang anda miliki tidak dapat melakukan aksi seperti ini, anda dapat menggunakan data dari monitoring jaringan anda untuk membuktikannya.

Itulah kelima keuntungan yang akan anda dapatkan ketika anda menggunakan network monitoring (monitoring jaringan). Netmonk, network monitoring in Indonesia, dari Ketitik juga merupakan salah satu pilihan aplikasi monitoring jaringan yang bisa anda jadikan pilihan untuk memonitor perangkat jaringan. Selain itu, Netmonk memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki oleh alat monitoring lainnya. Jadi, apakah anda masih ragu untuk menggunakannya?

Referensi :

https://www.helpsystems.com/resources/artices/top-benefits-network-mmonitoring

https://www.monstertechnology.net/2018/03/05/6-undeniable-benefits-network-monitoring/

17 Apr 2019
by Dewi
Gambar Active Vs Passive Network Monitoring

Active Vs Passive Network Monitoring

Network monitoring (monitoring jaringan) merupakan alat yang dapat digunakan untuk memonitor dan mengukur performa jaringan yang anda miliki. Pada umumnya alat monitoring jaringan digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang selalu mengandalkan jaringan untuk kelancaran bisnisnya. Dalam monitoring jaringan dibagi menjadi dua metode yaitu aktif dan pasif monitoring. Apa perbedaan antara aktif monitoring jaringan dan pasif monitoring jaringan? Manakah dari keduanya yang harus anda gunakan? Mari simak penjelasan mengenai keduanya berikut ini.

Active monitoring

Active monitoring yang juga disebut sebagai synthetic monitoring, bekerja dengan mendorong uji lalu lintas ke lingkungan dan kemudian mengukur bagaimana lalu lintas itu melewati jaringan. Menurut Daniel Hein, active network monitoring mensimulasikan perilaku pengguna untuk menentukan potensi kinerja jaringan. Active performance monitor tidak memeriksa pengguna dan data aktual, tetapi sebaliknya meniru bagaimana perilaku pengguna nyata (real user) di jaringan. Persaingan ini terjadi secara real-time pada interval yang ditetapkan, artinya monitor Anda akan selalu menganalisis data kinerja yang disimulasikan.

Daniel juga berpendapat bahwa aktif monitoring mengambil pendekatan proaktif untuk pemecahan masalah jaringan dengan menyoroti area masalah potensial sebelum mempengaruhi pengguna akhir (end-user). Sebagian besar aktif monitoring dapat dikonfigurasikan yang memungkinkan anda untuk dapat menargetkan area spesifik jaringan untuk diawasi. Sehingga anda dapat menghentikan kemacetan sebelum mempengaruhi end user yang terjadi akibat adanya koneksi baru yang mempengaruhi kinerja jaringan.

Keuntungan menggunakan aktif monitoring adalah kemampuannya untuk mempertahankan visibilitas lengkap ke dalam jaringan anda. Dalam artikel lainnya yang ditulis Jacques, aktif monitoring lebih resource-intensive daripada pasif monitoring, tetapi menghasilkan statistic harian spesifik tentang fungsi jaringan tertentu, dan menempatkan lingkungan jaringan ke dalam konteks yang lebih besar. Namun aktif monitoring tidak selalu memberikan 100% kinerja jaringan yang akurat karena monitoring nya didasarkan pada data prediktif.

Passive monitoring

Passive monitoring menganalisis lalu lintas yang ada selama periode waktu dan melaporkan hasilnya. Daniel berpendapat bahwa passive monitoring tidak menyuntikkan data uji ke jaringan untuk meniru perilaku pengguna seperti aktif monitoring. Sebagai gantinya, ia menarik data pengguna nyata dari titik-titik tertentu di jaringan. Tidak hanya itu, pasif monitoring dapat menghasilkan dan mengumpulkan data kinerja dalam jumlah besar karena tidak seperti aktif monitoring. Pasif monitoring mengumpulkan data pengguna actual yang kemudian akan memberi tahu atau mengingatkan anda mengenai masalah yang harus segera diatasi.

Jacques dalam artikelnya, pasif monitoring lebih sedikit menuntut pada sumber daya jaringan, dan berguna untuk membuat pengukuran jangka panjang mengenai jaringan secara umum. Ini sangat berguna sebagai alat untuk mengumpulkan data jaringan historis dan membuat analisis prediktif lebih mudah. Sama seperti Netmonk, network monitoring Indonesia, yang termasuk ke dalam pasif monitoring.

Kesimpulan

Aktif monitoring dan pasif monitoring tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing seperti yang telah disebutkan di atas. Lalu manakah yang seharusnya anda gunakan? Jawabannya cukup sederhana. Beberapa Network performance monitoring hanya menyediakan aktif atau pasif monitoring saja. Akan tetapi jangan jadikan hal tersebut sebagai batasan anda karena sah-sah saja apabila anda menggunakan monitoring dengan kombinasi keduanya. Hal tersebut merupakan cara terbaik untuk monitoring dan memodifikasi jaringan yang anda miliki.

Referensi :

https://www.solutionsreview.com/network-monitoring/active-monitoring-and-passive-monitoring-whats-the-difference/

https://www.irisns.com/active-vs-passive-network-monitoring-an-infographic/

14 Apr 2019
by Dewi
Ilustrasi Artificial Intelligence dan Machine Learning

Artificial Intelligence dan Machine Learning dalam Monitoring Jaringan

Di artikel sebelumnya, telah dibahas mengenai artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML). Masih berkaitan, artikel kali ini akan membahas tentang artificial intelligent dan machine learning dalam monitoring jaringan. Bagaimanakah peran keduanya dalam monitoring jaringan? Mari simak pembahasannya berikut ini.

Menurut Daniel Hein, Setiap harinya jaringan dapat menghasilkan satu ton data. Untuk memprosesnya, network monitoring membutuhkan sistem yang dapat membantunya. Kemudian untuk memproses data tersebut dan untuk memahami apa yang terjadi di dalam jaringan maka network performance monitoring (NPM) seperti yang sudah dikatakan di atas, membutuhkan sebuah sistem untuk melakukan pekerjaan itu semua. Kegunaan paling umum AI dalam monitoring jaringan adalah memproses data. Tidak hanya itu, AI dapat menganalisis data tersebut secara real-time dan dapat juga memberikan wawasan tentang infromasi apa saja yang dikirim dan diterima oleh jaringan anda.

Sedangkan machine learning digunakan untuk memperlajari data historis untuk mencari tren jaringan. Maksudnya adalah jika masalah muncul dan ditangani, data yang bermasalah tersebut akan diperikasa oleh machine learning untuk mendapatkan gambaran masalah yang terjadi pada jaringan. Hal tersebut memungkinkan NPM mengenali data berbahaya yang terjadi di masa yang akan datang secara instan. Dengan demikian NPM mengingatkan tentang informasi yang berpotensi berbahaya kepada anda tanpa melakukan analisis mendalam setiap saat.

Dengan menggunakan artificial intelligence dan machine learning, masalah umum yang memengaruhi jaringan anda dapat dipelajari dengan mudah oleh network performance monitoring. Hal tersebut dikarenakan AI dapat diandalkan dalam menerapkan solusi untuk masalah umum tanpa input manusia. Sebagai contohnya, ketika AI mendeteksi masalah yang sama berulang-ulang, AI akan mencari solusi yang terbaik untuk permasalahan tersebut. Bahkan AI dapat membuat keputusan sendiri ketika sudah memiliki cukup data untuk melakukannya.

Meskipun AI dan ML dapat melakukan tugas-tugasnya tersebut dengan baik, namun keduanya tidak hanya bekerja sendiri. Keduanya perlu dilatih untuk merespon apa yang sedang terjadi di jaringan anda. Hal ini berarti anda dapat menyesuaikan AI untuk dapat menganalisis dan menanggapi jenis peristiwa tertentu yang mungkin terjadi di jaringan anda.

Sumber :

https://solutionsreview.com/network-monitoring/the-benefits-of-ai-and-machine-learning-in-network-monitoring/

13 Apr 2019
by Dewi
Hubungan Antara Artificial Intelligence dan Machine Learning - Ketitik

Hubungan Antara Artificial Intelligent dan Machine Learning

Artificial intelligent (AI) atau kecerdasan buatan adalah bidang ilmu komputer yang menekankan penciptaan mesin cerdas yang bekerja dan bereaksi seperti manusia. Menurut SAS, artificial intelligence memungkinkan bagi mesin untuk belajar dari pengalaman, menyesuaikan dengan input baru dan melakukan tugas seperti manusia. AI menjadi bagian penting dalam industri teknologi. Apa saja contoh alat yang terbuat dari kecerdasan buatan ini? Contoh yang sudah dikenal banyak orang adalah Siri dari Apple inc yang dapat merespon dan mengenali suara anda hanya dengan melakukan perintah suara.

Machine learning (ML) menurut SAS adalah metode analisis data yang mengotomatiskan pembuatan model analitis. Machine learning merupakan cabang dari artificial intelligence berdasarkan gagasan bahwa sistem dapat belajar dari data, mengidentifikasi pola dan membuat keputusan dengan intervensi menusia yang manual. Dengan machine learning, komputer dapat menangani situasi baru melalui pelatihan mandiri, pengalaman, analisis, dan observasi.

Lalu apa hubungan antara artificial intelligence dan machine learning? Hubungan antara keduanya sangat dekat. Jika diibaratkan, AI adalah payung yang menaungi machine learning. Seperti yang sudah dijelaskan di paragraf sebelumnya, ML merupakan cabang atau bagian dari AI. Tugas machine learning adalah melatih mesin untuk belajar. Kemudian AI membawa data tersebut untuk

Artificial intelligence dan machine learning sama-sama memiliki peran penting dalam perkembangan teknologi. Bahkan tidak sedikit perusahaan di berbagai bidang yang kini sudah mulai menerapkannya. Salah satunya adalah monitoring jaringan atau network monitoring. Untuk penjelasan selanjutnya mengenai AI dan ML dalam monitoring jaringan, akan dibahas di artikel berikutnya.

Referensi :

https://www.sas.com/en_us/insights/analitycs/what-is-artificial=intelligence.html

https://www.sas.com.en_us/insights/machine-learnings.html

https://www.technopedia.com/definition/190/artificial-intelligence-ai