5 Cara Mengurangi Penggunaan Bandwidth Pada Jaringan

29 Apr 2019
by Dewi

Bandwidth adalah istilah luas yang berarti ukuran laju bit dari kapasitas transmisi melalui sistem komunikasi jaringan atau kapasitas jaringan. Hein dalam artikelnya menjelaskan bandwidth mengacu pada jumlah maksimum data yang dapat ditransfer melalui jaringan anda. Maksudnya adalah dalam jaringan, bandwidth bertugas untuk mengangkut data yang kemudian akan diproses sekaligus. Biasanya bandwidth ada dalam jaringan komunikasi fisik atau pun nirkabel. Bagi IT dan network engineer pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini dan mengetahui bahwa semakin besar jaringan maka semakin banyak pula bandwidth yang digunakan untuk menangani transfer yang terjadi setiap hari. Maka dari itu, menganalisis penggunaan bandwidth itu diperlukan terlebih bagi perusahaan-perusahaan yang selalu memanfaatkan jaringan untuk kelancaran bisnisnya.

Lalu apa yang akan terjadi apabila anda tidak memonitor penggunaan bandwidth? Salah satu akibatnya adalah dapat mempengaruhi kinerja jaringan. Hal ini dikarenakan jaringan memiliki batas kapasitas dan kecepatan transfer data. Kebalikannya, dengan network performance monitoring (NPM), anda tidak usah khawatir karena NPM dapat menentukan di mana dan kapan terjadinya masalah transmisi pada jaringan dan juga dapat mengamati berapa banyak bandwidth yang digunakan pada satu waktu. Berikut adalah 5 cara mengurangi penggunaan bandwidth.

1. Cache Your Website

Cara pertama ini dapat mengurangi penggunaan bandwidth website anda. Caranya adalah menetapkan tanggal kadalursa dalam header HTTPS sehingga browser milik pengunjung anda akan me-refresh konten setelah waktu tertentu. Hal itu memungkinkan browser mereka menyimpan salinan situs web milik anda, dan halaman-halaman disajikan dari copy di browser dan bukan server web anda setiap kali pengunjung berkunjung ke web milik anda.

2. Pemindaian Malware

Seperti yang telah diketahui, Malware sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan berbagai macam gangguan pada jaringan. Dengan menggunakan network performance monitoring (NPM), anda dapat mendeteksi adanya malware secara otomatis maupun manual. Jika terdeteksi adanya penggunaan bandwidth yang tidak normal yang disebabkan oleh malware, NPM akan memberi peringatan kepada anda.

3. Buatlah teks singkat dan sederhana

Cara ketiga ini cukup mudah, anda harus menemukan dan menghilangkan teks maupun gambar yang tidak perlu. Pastikan semuanya sekecil dan sesedikit mungkin.

4. Menfidentifikasi Bandwidth Hogs

Apa yang dimaksud dengan bandwidth hogs? Menurut technopedia, bandwidth hogs merupakan istilah umum untuk pengguna internet yang menggunakan bandwidth lebih banyak dari pada pengguna lainnya di jaringan yang sama. Istilah lainya adalah pengguna internet yang berat. NPM dapat mengatasi masalah tersebut. Hal ini dikarenakan NPM dapat menentukan perangkat dan pengguna mana yang menggunakan bandwidth paling banyak di jaringan dan memberi tahukannya ke tim jaringan. Sehingga dapat diambil langkah selanjutnya.

5. Kualitas Layanan

Cara terakhir adalah kualitas layanann yang mengacu pada kemampuan jaringan untuk mengalokasikan dan memesan sumber daya untuk aplikasi atau aliran data. Network performance monitoring dengan kemampuan ini dapat membantu mencegah perangkat saling menganggu dalam menggunakan bandwidth dan beroperasi dengan benar.

Referensi :

https://www.technopedia.com/definition/5445/bandwidth

https://www.technopedia.com/definition/23178/bandwidth-hog

https://www.solutionsreview.com/network-monitoring/5-ways-to-reduce-bandwidth-usage-on-your-networks

https://www.exabytes.my/blog/bandwidth-data-transfer/