4 Alasan Kenapa Network Monitoring Penting

15 Feb 2019
by Dewi

Sekarang ini banyak perusahaan bergantung pada jaringan untuk menjalankan bisnis mereka. Jaringan tidak selalu tentang internet, tetapi juga tentang alat yang digunakan untuk mendukung menjalankan sistem operasional perusahaan seperti routers, switches, virtual servers, and wireless devices.

Setiap perusahaan memiliki keinginan untuk memberi layanan dengan ketersediaan tinggi (high availability). Bayangkan ketika jaringan mati dan tidak ada yang tahu, operasi bisnis perusahaan akan menjadi kacau dan juga dapat mengecewakan pelanggan. Sebagai tambahan, perusahaan juga dapat kehilangan produktifitas karyawan dan mengalami kerugian.

Jaringan sangat rumit dan dibutuhkan pemahaman, jadi network engineers memainkan peran penting untuk me-monitor, memelihara performa jaringan dan memastikan bahwa jaringan terus berfungsi. Kerumitan jaringan, membuat network engineers membutuhkan sebuah network monitoring application untuk memfasilitasi pekerjaan mereka. Berikut adalah 4 alasan kenapa network monitoring harus diselesaikan :

1. Mempertahankan Daya Tahan Perangkat

Data dalam perangkat milik pengguna dapat diambil menggunakan sebuah protokol, satu diantaranya adalah SNMP (Simple Network Management Protocol). Dari data-data ini, dapat diketahui permasalahan yang terjadi di jaringan. Notifikasi akan diberikan jika terjadi sesuatu yang salah dalam jaringan sebagai contohnya, ruang penyimpanan yang akan mencapai batas dan ada perangkat yang mati. Ini akan membantu network engineers memperbaiki permasalahan sebelum menjadi masalah yang besar dan menyebabkan kerugian. Dengan seperti itu jaringan bisa aman dan kinerjanya dapat terjaga.

2. Menghemat waktu dan Uang

Tanpa network monitoring akan ada banyak waktu yang dihabiskan dalam penelitian, menganalisa apa yang sedang terjadi dengan jaringan sehingga biaya akan membengkak. Network monitoring akan membantu network engineers untuk mengetahui dan memecahkan permasalahan jaringan secara cepat. Identifikasi jaringan dapat diselesaikan dengan cepat sehingga bisnis akan berjalan lancar dan memiliki efisiensi biaya sehingga keuntungan meningkat.

3. Penyelesaian Masalah (Troubleshooting)

Keuntungan lain adalah network monitoring dapat membantu network engineers untuk mengetahui perangkat mana yang bermasalah, jadi network engineers akan menghemat waktu dalam mendiagnosa permasalahan yang ada. Network engineers akan mengetahui apa yang harus dilakukan dengan perangkatnya karena  network monitoring memiliki informasi akurat tentang bagian mana yang salah dan penyebabnya.

4. Membantu Membuat Perencanaan

Data dapat membantu untuk membuat perencanaan. Network monitoring membantu anda untuk menganalisa performa jaringan dalam real-time sehingga anda dapat merencanakan apa yang harus dilakukan ketika perangkat mendekati ambangnya. Network monitoring dapat membantu untuk merencanakan setiap perubahan yang dibutuhkan dalam jaringan.

Keuntungan-keuntungan tersebut di atas pasti akan memberikan keuntungan untuk kelangsungan hidup bisnis anda. Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dari network monitoring, anda harus memilih network monitoring tools yang tepat. Memastikan network monitoring tools yang dipilih sesuai kebutuhan dapat memberikan informasi detil sehingga keuntungan  network monitoring dapat dirasakan oleh perusahaan sepenuhnya.

Indonesia juga memiliki network monitoring tools yang dapat membantu memberikan informasi detil tentang perangkat yang digunakan oleh perusahaan anda. NetMonk adalah network monitoring tools di Indonesia yang menyajikan sebuah dashboard sederhana yang mudah dipahami.

Ditulis oleh Febi dan diterjemahkan oleh Dewi